POLITIK

Caleg Gagal, Bawa Senpi Rampas Uang Warga

NEWS OBSERVASI - Sejumlah warga di Desa Sindang Jati, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, beberapa hari ini merasa terancam. Mereka didatangi MA, oknum calon legislatif setempat, dengan membawa senjata api.

Diduga kuat, aksi arogan caleg itu karena perolehan suaranya di desa setempat tak memuaskan. Padahal, ia sudah mengeluarkan uang untuk "menyuap" warga agar memilihnya.

Menurut penuturan warga, MA kerap mendatangi desa sejak Pemilihan Legislatif, 9 April lalu. Ia tak hanya mengintimidasi warga untuk mengembalikan sejumlah uang yang pernah diberikannya.

Lebih dari itu, MA juga mengambil paksa uang milik warga sebesar Rp8 juta.

Pengakuan itu disampaikan To (19), anak salah seorang warga desa setempat. Ia menyaksikan uang milik keluarganya diambil paksa di kediamannya. “Hingga hari ini, orang tua saya mengungsi untuk menghindari ancaman MA,” tutur To padaVIVAnews, Rabu, 16 April 2014.

Sebelumnya, kedua orang tua To juga kerap diteror lewat pesan singkat di ponsel. Semua bernada ancaman. Intinya menuntut pengembalian uang yang telah diberikannya untuk pengamanan suara. Uang itu diberikan jauh sebelum pencoblosan.

“Di SMS MA menulis, dia sudah banyak rugi di Desa Sindang. Karena itu orang Sindang harus rugi juga,” cerita To. Ia sudah melaporkan perkara itu ke Mapolsek Sindang Kelingi, tapi belum ada respons.

Terpisah, Kapolres Rejang Lebong, Ajun Komisaris Besar Edy Suroso, menyatakan akan melakukan penyelidikan atas kasus itu. Namun, ia belum bisa bertindak lebih jauh lantaran belum ada laporan resmi ke Polres Rejang Lebong. Ia hanya meminta petugas kepolisian meningkatkan kewaspadaannya.

“Untuk penyidikan itu kami butuh alat bukti, seperti laporan korban, kemudian keterangan saksi, kalau sudah ada itu maka upaya hukum pun bisa dilakukan,” katanya. (viva)

Mendagri Janji Masalah Aceh Selesai Dalam Satu Bulan

Jakarta, NEWS OBSERVASI - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, menjanjikan 2 Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan 1 Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait Aceh akan selesai dalam satu bulan ke depan. Hal ini merupakan hasil pertemuan Pemerintah Aceh dengan tim Kemendagri di kantor setempat, Jakarta, 16 April 2014. 

Tim Pemerintah Aceh yang mengikuti rapat ini, seperti Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar, Gubernur Zaini Abdullah, Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah, Ketua Komisi A Adnan Beuransah, serta Asisten 1 Pemerintah Aceh Iskandar A. Gani. 

Sedangkan dari Kemendagri dipimpin langsung oleh Gamawan Fauzi, Dirjen Otda Djohermansyah Djohan, serta Dirjen Kesbangpol Kemendagri Tantri Bali. Rapat ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga siang hari. “Kata Mendagri selesai dalam waktu satu bulan. Ada 2 draf PP dan 1 Perpres. 

Tinggal pembahasan akhir di sidang kabinet,” ujar Ketua Badan Legislasi DPR Aceh, Abdullah Saleh, yang dihubungi Wartawan. 

Menurutnya, dirinya dan sejumlah tim lainnya juga menyertai rombongan ini ke Jakarta. “Informasi ini disampaikan oleh tim tadi usai rapat. Ini merupakan tindaklanjut dari perundingan sebelumnya,” ujar dia. (Ap)

Jembatan Cot Nibong Kuta Makmur Memprihatinkan

Aceh Utara, NEWS OBSERVASI - Kondisi jembatan di Simpang Cot nibong Desa Pulo Rayek,  Kecamatan Kutamakmur, Kabupaten Aceh Utara sangat memprihatinkan. Padahal, jembatan itu baru selesai dibangun  tiga tahun lalu.
Bagian jembatan sudah berlubang sepanjang 20 cm. Jika tidak segera diperbaiki, jembatan yang berlubang bisa menyebabkan kecelakaan pengguna jalan terutama pada malam hari karena tanpa lampu penerangan.
Sementara menunggu dilakukannya perbaikan, warga sekitaryang tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi jembatan berusaha menutup bagian yang berlubang dengan tanda berupa potongan ranting agar tidak terlalu membahayakan para pengendara yang melintas.
Jembatan itu menghubung Kecamatan Kutamakmur dengan Kota Lhokseumawe yang berjarak sekitar 12 km. “Kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Bila tidak segera diperbaiki jembatan ini bisa menyebabkan kecelakaan bagi  pengguna jalan,” ujar Said salah satu pengguna jalan, Selasa (15/4/2014).
Said  menjelaskan lebih rinci , jembatan yang berlubang ini baru sekitar tiga minggu kemungkinan besar penyebabnya ada angkutan batu gunung yang diambil dari Kebun Warga untuk di dibawa ke Kota Lhokseumawe.
Kerusakan jembatan ini belum ada tanda tanda perbaikan dan  masih dibiarkan begitu saja. Dia khawatir jika tidak segera diperbaiki kerusakan akan bertambah besar dan akan ada korban berjatuhan ke lubang jembatan. []

Nasib Aceh Bergantung Hasil Diskusi Pagi ini

Jakarta, NEWS OBSERVASI - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi akan bertemu dengan Gubernur Aceh Zaini Abdullah. Pertemuan akan membahas kelanjutan peraturan daerah (Qanun), Rabu (16/4) pukul 10.00 WIB. Nasib daerah tersebut bergantung hasil pembahasan hari ini.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Didik Suprayitno mengakui jadwal pertemuan membahas Qanun di kantor Mendagri. Ia mengatakan seharunya pertemuan dilangsungkan kemarin, Selasa (14/4). 
“Saya tidak tahu kenapa mundur. Tapi pastinya hari ini, ada agenda pertemuan pak menteri dengan gubernur,” kata Didik saat dihubungi Wartawan, Rabu (16/4).
Gubernur Aceh, Abdullah Zaini mengatakan, pembahasan akan mengerucut pada persoalan Qanun, bendera Aceh dan surat klarifikasi Mendagri. Menurut dia, ketiga hal tersebut bukan hal yang harus diperbesar karena dianggap bukan persoalan mendasar.
Mendagri Gamawan Fauzi menambahkan, masalah Aceh masih dalam proses pembahasan sehingga tidak perlu dipersoalkan hingga ke ranah hukum. (Rol)

Ketika Koruptor Bicara Soal Calon Presiden


Bandung, NEWS OBSERVASI - Sejumlah koruptor penghuni Penjara Sukamiskin, Bandung, mengungkapkan kesan mereka ihwal para calon presiden yang kini malang-melintang disorot media, seperti Joko "Jokowi" Widodo, Prabowo, dan Aburizal "Ical" Bakrie, Rabu 9 April 2014. Berikut ungkapan beberapa diantara mereka.

Terpidana 7 tahun penjara kasus korupsi perpajakan Gayus Tambunan mengungkapkan, ketakjubannya ihwal dukungan publik terhadap calon PDI Perjuangan, Joko Widodo. "Kalau (lihat dukungan) Jokowi sudah nggak ketahan, nggak terbendung,"ujarnya di penjara Sukamiskin Bandung, Rabu 9 April 2014.

Namun begitu, Gayus nampak malu-malu mengutarakan dukungan pribadinya atas salah satu calon presiden. "Aku ikut arus sajalah,"ucapnya.

Terpidana korupsi duit upah pungut, eks Bupati Subang, Eep Hidayat, mengaku, dia memihak calon presiden sipil dan bukannya eks militer berpangkat jenderal. "Saya kapok. Dua kali presiden-nya jenderal (Suharto dan Susilo B. Yudhoyono) saya dirugikan. Saya ingin berjuang buat presiden sipil, bukan bekas jenderal,"ujarnnya.(Baca : Nazaruddin: Caleg yang Ngaku Baik, Banyak Bohongnya)

Koruptor dana Wisma Atlet, M. Nazarudin, punya pendapat berbeda. Ia emoh menyebut saat ditanya tanggapan ihwal para Capres. Yang mesti dicari, kata dia, pemimpin yang baik dan jujur. "Jangan pemimpin yang pura-pura baik, makin dia banyak mengaku baik, makin banyak bohongnya. Nanti malah ngerampok uang rakyat lebih banyak lagi,"ujarnya.

Begitupun terpidana korupsi duit APBD, eks Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin soal pencalonan Jokowi, Prabowo, dan Ical. "Bagus-baguslah, masih ada yang mau memimpin republik ini,"ujar Syamsul. "Yang penting negara ini kembali ke Pancasila dan UUD 45, jangan sampai negeri ini tidak jelas arahnya."

Koruptor duit APBD, bekas Walikota Bekasi Mochtar Mohamad, mengaku pendukung Jokowi. "Aku masih PDIP. Saya pemimpin lasykar pendukung Jokowi di Bekasi. Aku mendukung Jokowi,"kata dia.

Sumber di Penjara Sukamiskin, Bandung, menyebutkan, partai pemenang pemungutan suara di TPS tunggal penjara khusus koruptor itu adalah Partai Golkar. (tempo)

Beredar Kunci Jawaban Ujian Nasional Cocok dengan Paket Soal

NEWS OBSERVASI - Indikasi adanya kecurangan tercium dalam pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK sederajat yang digelar Senin (14/4/2014).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Wartawan, beredar kunci jawaban UN yang diyakini oleh peserta UN klop dengan jenis paket soal UN. Kunci jawaban yang beredar, sejauh yang terpantauWartawan, adalah untuk soal Bahasa Indonesia dan Biologi. Untuk diketahui, paket soal UN bervariasi, dan ada sebanyak 20 jenis.
UN hari pertama kemarin mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Biologi (untuk Program IPA), Bahasa Indonesia dan Geografi (untuk Program IPS), serta Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia (untuk Program Bahasa).
Kunci jawaban itu beredar dalam bentuk lembaran kertas dan file gambar via handphone (HP). Bisa beredar via HP, karena ada sekolah yang cukup longgar pengawasannya, yakni HP yang dibawa masuk kelas oleh peserta UN ternyata tidak disita atau dikumpulkan di suatu tempat.
"Saya dapat kunci jawaban mulai tadi pagi (kemarin pagi) sebelum UN dimulai," kata sumber wartawan, seorang siswa di sebuah SMA negeri favorit di Bali, Senin (14/4/2014) usai mengikuti UN. Dia mendapatkan kunci jawaban ini dari temannya sesama kelas tiga.
Awalnya, dia ragu menggunakan kunci jawaban itu. Namun setelah dilihat dan dicocokkan, dia menjadi yakin bahwa kunci jawaban itu benar adanya.
"Akhirnya saya pakai kunci jawaban itu, semua jawabannya saya pakai. Teman-teman yang lain juga memakainya," jelasnya.
Siswa ini kemudian menjelaskan secara detail bagaimana sampai dia meyakini kunci jawaban yang beredar. Di kunci jawaban tercantum kode-kode untuk setiap paket soal. Disebutkan, ada kode (G.01), yang berarti kunci jawaban untuk paket soal 1. Kunci jawaban yang beredar adalah lengkap untuk 20 jenis paket soal UN, yakni kode (G.01) hingga (G.20). Kode (G.20) berarti paket soal 20.
Untuk memastikan kecocokan kunci jawaban dengan jenis paket soal, di masing-masing dari 20 macam kunci jawaban (baik berupa lembaran kertas maupun file gambar di HP) dicuplikkan kutipan soal.
Misalnya, untuk kunci jawaban dengan kode (G.01) tercantum cuplikan kalimat dalam soal nomor 1 yang berbunyi “pengembangan tanaman pangan” dan soal nomor 2 “diantara eubacteria”.
Kemudian, untuk kunci jawaban dengan kode (G.02) terdapat cuplikan kalimat dalam soal nomor 1 “dampak negatif radiasi kebocoran” dan soal nomor 2 “bakteri laktubasilus casel dapat”.
Peserta UN tinggal melihat, apakah di lembaran soal UN yang dikerjakannya ada cuplikan soal yang cocok dengan yang tercantum di kunci jawaban.
"Cuplikan kalimat soal di kunci jawaban ternyata sama dengan kalimat yang ada di soal yang asli. Dari situ saya yakin bahwa kunci jawaban yang saya pegang tidak bohong," kata sumber itu.
Selain itu, ia menilai, jawaban-jawaban yang tertera di kunci jawaban yang beredar juga masuk akal.
"Misal, untuk satu soal tertentu, menurut saya yang paling benar adalah jawaban A, ternyata di kunci jawaban juga A," terangnya.
Bawa HP
Apakah tidak dicurigai guru pengawas saat melihat kunci jawaban, termasuk via ponsel?

"Tadi sudah tahu kalau ada juga yang masih bawa HP ke kelas, tapi juga tidak apa-apa," kata siswa itu.
Bahkan saat siswa di kelasnya agak gaduh karena adanya kunci jawaban itu, menurut dia, guru pengawas hanya berujar "tidak ribut ya”tanpa si pengawas itu bergerak menertibkan kemungkinan adanya contekan atau kecurangan.
Sementara itu, pantauan Wartawan di Denpasar juga menunjukkan bahwa kelonggaran membawa HP juga terjadi di sebuah sekolah. Sekitar pukul 12.25 Wita, seorang siswa terlihat keluar dari ruang ujian, dan bersiap hendak pulang.
"Ya, sudah mau habis waktunya. Teman-teman juga sebentar lagi akan selesai," ujar siswa itu kepada wartawan.
Saat ditanya apakah kawan-kawannya dalam satu kelas saling bekerja sama, ia hanya tertawa lalu berkata, "Begitulah pokoknya. Ya.. seperti biasa yang terjadi di ujian-ujian yang lain selama ini."
Siswa lainnya yang tidak mau disebut namanya mengaku, para pengawas tidak ada yang memberikan kunci jawaban, hanya saja mereka tidak begitu ketat saat mengawasi.
"Sebenarnya meskipun menggunakan sistem barcode, itu tidak menjadi masalah bagi kami. Walaupun jenis soalnya ada 20, sesungguhnya sama saja antara satu soal dengan yang lain. Bedanya sedikit-sedikit saja. Jadi, kami bisa bekerja sama dengan peserta di kelas lain. Kami saling menyebar jawaban dan menerima saja semua yang dikirimkan kawan-kawan. Nah, setelah kami memiliki beberapa jenis kunci jawaban, tinggal mencocokkan saja mana yang kira-kira sesuai dengan soal kita," jelasnya.
"Tapi perlu diingat, kami tidak memakai kunci jawaban itu mentah-mentah. Saya kerjakan dulu soalnya, kunci jawaban itu hanya untuk mencocokkan saja. Siapa tahu ada soal yang saya tidak tahu atau kurang teliti jawabnya. Sebenarnya sih tidak boleh bawa HP, tapi ya bagaimana lagi," ucapnya. (tribunnews)

Kunci Jawaban Ujian Nasional 2014 (UN 2014) Beredar di Sejumlah Kota

Kunci jawaban Ujian Nasional 2014 dikabarkan beredar di sejumlah kota. Di Kota Bekasi dan Garut muncul isu kunci jawaban UN 2014 yang meresahkan peserta Ujian Nasional. Apa dan bagaimana terkait kabar tersebut?
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengimbau agar peserta UN tidak terpengaruh dan terpancing atas rumor tersebut. Ali Fauzi, Kepala Bidang Pendidikan menengah Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengatakan jika lembaran soal jawaban dan UN tahun ini jadi satu.
“Ada barcode-nya yang berbeda-beda bagi setiap peserta,” terangnya.
Menukil Tribun News Senin (14/04/14), ia menambahkan jika setelah selesai dikerjakan maka lembar jawaban akan disobek dan dikumpulkan. Tiap ruangan ada 20 anak dengan soal dan urutan yang jelas berbeda. Jadi, tak mungkin ada kunci jawaban UN.
Kehadiran barcode di tiap naskah soal dan lembar jawaban menjamin tidak adanya bocoran soal serta kecurangan. Naskah soal dan urutannya, lanjut Ali, diacak. Sehingga barcode hanya bisa diakses melalui komputer pemindai yang fasilitasnya hanya dimiliki tim penilai UN.
Sementara untuk di Kota Garut, kunci jawaban UN 2014 yang disinyalir bocor diterima sejumlah siswa SMKN 1 Garut via pesan singkat SMS. Untuk lakukan tindakan pencegahan, pihak sekolah merazia telepon seluler dan meminta 560 siswa untuk tidak membawa alat komunikasi ke ruang ujian.
Dadang Johar Arifin berujar jika pihaknya telah menemukan bukti SMS yang dikirim ke sejumlah nonor telepon yang berisi kunci jawaban untuk naskah soal Bahasa Indonesia. Demikian tulis Viva News.
“Sebelum masuk kami melakukan razia handphone, ternyata menemukan kunci jawaban yang diduga menyesatkan di dalam handphone yang dikirim melalui sebuah nomor,” jelas Kepala Sekolah SMKN 1 Garut itu. (Sidomi)

Tak terima ditegur, anak tega bakar bapak kandung

NEWS OBSERVASI - Hadi Martanto (55) warga Kelurahan Sragen Tengah, Sragen, Jawa Tengah terpaksa dilarikan ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, karena mengalami luka bakar setelah diduga dibakar oleh Wiwi Maares  (30) anak kandungnya sendiri. 

Nyawa korban berhasil diselamatkan meski luka yang dialami cukup serius. Belum diketahui secara pasti motif kejadian ini. Dugaan sementara, hal itu dipicu karena keduanya sering cekcok dan Wiwi malu ditegur di hadapan temannya.

“Pelaku kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan,” ungkap Kapolsek Sragen Kota, AKP Suparlan, Jumat (11/4/2014). 

Menurut Suparlan, malam sebelum kejadian pada Kamis 10 April 2014, sekitar pukul 22.00 WIB, Wiwi nongkrong di depan rumah bersama temannya. 

Kala itu, Hadi meminta anaknya membantu kerepotan orangtuanya dan tidak nongkrong saja. Diduga Wiwi tersinggung dan malu dengan teguran orangtuanya.

Wiwi yang kebetulan membawa botol berisi bensin langsung meyiramkan ke tubuh ayahnya dan diikuti lemparan puntung rokok. Tubuh Hadi yang masih basah akibat tersiram bensin langsung terbakar. 

“Saat itu, saya sepulang kerja menegur dia (Wiwi) agar tak hanya nongkrong. Tapi membantu membereskan pekerjaan orangtua. Tapi malah marah dan menyiramkan bensin ke tubuh saya,” kata Hadi saat dirawat di RSUD Sragen, Jumat (11/4/2014). 

Untungnya, salah satu tetangga melihat dan selanjutnya membantu memadamkan api di tubuh Hadi. Korban sendiri mengalami luka bakar di sebagian tubuh dan tangan kanan. (Sindo)


Tgk Muharuddin Peroleh 2683 Suara dari 3 Kecamatan

Tgk. H. Muharuddin
Aceh Utara, NEWS OBSERVASI - Caleg DPR Aceh daerah pemilihan V yang diusung oleh Partai Aceh (PA) Tgk. H. Muharuddin memperoleh 2.683 Suara dari tiga Kecamatan, yaitu kecamatan Kutamakmur, Kecamatan Sp. Keuramat dan kecamatan Blang mangat Kota Lhokseumawe.

Dari data yang di peroleh wartawan, dari tiga kecamatan tersebut  Tgk Muhar (Sapaan Akrab Tgk. H. Muharuddin) memperoleh suara terbanyak di Desa Alue Mbang dengan jumlah  131 Suara, Desa Cempeudak 113 Suara, kemudian Mulieng manyang  dan Pante Bahagia dengan perolehan 129 Suara dan Meunasah Baro Sp. Keuramat serta Blang Talon Buloh Blang ara yang masing – masing menyumbangkan suara untuk Caleg yang mengusung tema di masa Kampanye  “Patah – Patah Bara Meunasah taikat ngon awe lilen, UUPA Yang kana beugot That beutatem papah, Cukop that payah tamita laen” sebanyak 109 dan 104 Suara.

Ini hanyalah data yang di peroleh dari beberapa TPS dalam tiga kecamatan tersebut, Jumlah suara untuk Tgk Muhar masih bisa bertambah dari beberapa TPS yang ada di Kabuapten Aceh utara dan Kota Lhokseuamwe. (Ody)

Calon DPD RI, Fachrul Razi Unggul Sementara di Aceh Utara

Aceh utara, NEWS OBSERVASI - Hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara yang dihimpun Desk Pemilu Legislatif 2014 di Aceh Utara, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fachrul Razi M.IP unggul telak. 

Hal itu berdasarkan data sementara yang dipajang pada papan “Perolehan Sementara Pemilu Legislatif 2014 DPD RI Aceh Utara”, di Ruangan Desk Pemilu, Lantai 4 Kantor Bupati Aceh Utara, tadi sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis, 10 April 2014.

 Dari total suara sah yang sudah masuk hasil Pileg di Aceh Utara, Facrul Razi M.IP meraih 4.834 suara, disusul Sudirman (Haji Uma Eumpang Breueh) 2.560 suara, H. Ghazali Abbas Adan 1.540 suara, Fazlun Hasan 1.177 suara, dan Ahmad Farhan Hamid 1.110 suara. “Ini data rekapitulasi hasil perolehan suara sementara. Data dari seluruh kecamatan di Aceh Utara terus dihimpun oleh tim Desk Pemilu Legislatif,” ujar Abubakar dari tim Desk Pileg 2014 yang juga Sekretaris Badan Kesbangpol dan Linmas Aceh Utara.(AP)


Cerita Para Gadis di Balik Tim Quick Count Partai Aceh

NEWS OBSERVASI - Belasan wanita muda tampak tekun menatap layar monitor di sebuah perumahan dalam Kota Banda Aceh. Mereka mayoritas memakai baju merah dengan jilbab yang berwarna sama pula. Canda dan tawa kadang terdengar di tiap sudut. Demikian juga saat kilatan cahaya kamera muncul. Mereka yang tadinya tampak fokus, tiba-tiba berubah narsis. “Bagus kagak? Kalau enggak ulang ya,” ujar salah satu di antara mereka. Wanita ini coba tampil imut dengan pose nempel bibir dengan rekan-rekannya yang lain. Saat sedang tampil narsis, telepon genggam milik wanita muda tersebut tiba-tiba berdering. Sang wanita tadi langsung menjawab dengan raut wajah berubah serius. “Bang ini ada saksi yang hanya mau melapor suara Partai Aceh. Sedangkan suara Partai lain tidak mau dia. Awak nyan ka talo, keupeu ta tuleh sare, begitu kata dia,” lapor wanita tadi setelah berbicara hampir 5 menit dengan lawan bicaranya. 

Wanita ini melapor pada salah seorang pria yang lewat di depannya. Pria ini juga senior di bidang. Namun lelaki tadi hanya tersenyum tipis. Dia memakai baju khas Partai Aceh. Dalam struktur tim, pria ini bertugas sebagai supervisor bagi belasan wanita tadi. “Coba rayu Bapak itu. Nanti pasti mau dikasihnya,” ujar pria tersebut dengan tersenyum. Sedangkan sang wanita tadi hanya bisa mengangguk kecil kemudian kembali ke tempat duduknya semula. Menjelang magrib, Rabu malam, para wanita muda ini minta izin pulang.

 “Kita mau mandi dan ganti baju dulu. Lagian ini masih perhitungan suara hingga malam nanti. Belum banyak data yang masuk,” kata salah seorang di antaranya. Setelah hampir 45 menit berlalu, ternyata para wanita muda tadi kembali ke lokasi kerja. Namun kali ini, mereka memakai pakaian biasa. Beberapa di antaranya sempat menyelipkan kain sarung dan bantal dalam tas. Ada juga yang membawa boneka kecil. “Semalam mereka tidur di lantai. Malam ini, persiapannya lebih matang kayaknya,” kata salah seorang pria lainnyas. 

Dia juga supervisor untuk bidang tersebut. Menurut dia, para wanita ini adalah pekerja di balik hasil real quick count Partai Aceh. “Mereka yang menelpon saksi di lapangan dan mengurus database,” ujar lelaki yang tidak mau disebutkan namanya tersebut. Mengurus para saksi Partai Aceh, kata dia, bukanlah perkara gampang. “Ada bermacam kejadian. Namun begitu mendengar suara mereka (wanita muda tadi-red) merdu begitu, hati para saksi di lapangan luluh serta bekerja dengan cepat,” kata lelaki tadi lagi dengan tersenyum. 

Koordinator Quick Count Partai Aceh, Faisal Saifuddin, hitungan cepat yang dilakukan oleh pihaknya bersifat real quick count. Dimana, hasil yang diperoleh berasal dari semua TPS yang ada di Aceh dan data diambil dari para saksi Partai Aceh. Hingga Kamis dini hari tadi, Partai Aceh masih memimpin dengan perolehan suara yang sangat mencolok dibandingkan dengan partai lainnya. “Karena perhitungan suara baru di TPS baru selesai malam hari, maka hasilnya juga lebih lamban,” kata Faisal. (AP)

Suara Sedikit, Caleg Demokrat Ini "Ka Pungoe"

NEWS OBSERVASI - Salah seorang Caleg DPRD untuk daerah pemilihan (Dapil) Provinsi dari Partai Demokrat berinisial WW mengalami stress karena memperoleh suara yang tidak sesuai dengan harapannya.


Akibat stres yang dialaminya, keluarga membawa WW ke sebuah padepokan di desa Sinarancang Kec. Mundu, Kabupaten Cirebon. Dengan masih menggunakan baju Partai Demokrat WW langsung menjalani pengobatan di Padepokan tersebut. Saat menjalani pengobatan WW hanya bisa menunduk dan sesekali dirinya menangis.


Penyebab utama dirinya stress karena sudah mengeluarkan modal yang cukup besar namun tidak memperoleh suara yang diinginkan. Selain itu, para Caleg juga dalam mencalonkan dirinya tidak siap untuk kalah dan terlalu berambisi dalam pemilihan legislatif tersebut.

Menurut pengasuh padepokan yang mengobati WW mengatakan bahwa para Caleg mengalami defresi tingkatan kedua dan masih bisa disembuhkan dengan cara therapy. “Ya itu sudah defresi tingkatan dua, belum ketiga. Kalau ketiga khan mereka sudah galak. Mereka masih bisa disembuhkan dengan therapy,” ujarnya.(SI)

Tak puas hasil hitung, Caleg PKS curi kotak suara

NEWS OBSERVASI - Ada ada saja ulah caleg yang tidak bisa menerima kekelahan dalam pemilu legislatif. Salah satunya seperti yang terjadi TPS 2 Dusun Cekocek, Bierem, Tambelangan, Jawa Timur, sebuah kotak suara diambil paksa oleh dua pelaku yang salah satunya juga seorang caleg.

Pelaku perampasan tersebut diketahui atas nama Asmad (50) dan Muhammad Taufiq (50) caleg partai PKS. Adapun kejadian terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, Rabu (9/4/2014).

“Karena kedua pelaku tidak puas hasil perhitungan suara, maka kedua pelaku ke TKP mengambil kotak suara dengan paksa dan dibawa ke rumaH saudara M. Taufik,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie melalui pesan singkatnya, Kamis (10/4/2014).

Atas insiden tersebut, Kini kedua pelaku telah diamankan oleh Panwaslu setempat untuk dilakukan analisa. (Ajnn)

Tak Dapat Suara Banyak, Caleg PKS Ini Minta Kembalikan Dana "Money Politics"


NEWS OBSERVASI - Calon anggota legislatif dari PKS Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Muhammad Jafar, mengaku meminta kembali dana money politics karena kecewa hanya mendapat dua suara di TPS 07 Kampung Nelayan Mansapa.

Kepada Kompas.com, Muhammad Jafar mengaku memberikan uang kepada Kaharuddin, warga Kampung Nelayan Mansapa, karena sebelumnya ada jaminan akan mendapat 23 suara di TPS 07. Uang sebesar Rp 3,4 juta lebih itu dibagi dalam 23 amplop yang masing-masing berisi Rp 150.000. 

“Dia (Kaharuddin) kan pernah ke rumah minta bantuan dana operasional. Katanya ada anggotanya 23 orang mendukung saya. Kalau enggak salah, sehari sebelum pencoblosan. Saya tidak pernah ke tempat orang itu. Saya berikan, kalau enggak salah begitu (dalam amplop) karena dia minta begitu. Tapi saya tidak tahu apakah uang itudikasih ke orang atau bagaimana?” kata Muhammad Jafar saat dihubungi via telepon, Kamis (10/4/2014). 

Mengetahui dirinya hanya mendapatkan dua suara di TPS 07 Kampung Nelayan Mansapa, Muhammad Jafar mengaku kecewa. Dia pun mengaku meminta kembali uang tersebut kepada Kaharuddin. 

“Uang itu dipertanggungjawabkan karena kelihatannya tidak ada dukungan untuk saya. Tidak ada kasih dukungan kepada saya. Wajar saja (minta uang kembali), kita kan mengharap dukungan, dia minta uang operasional. Siapa yang tidak kecewa? Iya, dia mengembalikan kepada saya," kata Muhammad Jafar. 

Muhammad Jafar mengaku mengenal Kaharuddin karena satu kampung dan satu wadah dalam organisasi kemasyarakatan. 

“Itu (Kaharuddin) satu kampung dengan saya. Saya kan ketua Kerukunan Barru. Saya kan minta dukungan orang Barru. Bagaimana kita bersatu supaya ada yang duduk di DPR, begitu maksud kita. Kaharuddin ini termasuk orang Barru," ujarnya. (Kompas)

PA dan Gerindra Unggul di Lhokseumawe dan Aceh Utara

Lhokseumawe, NEWS OBSERVASI - Hasil sementara perhitungan cepat yang diperoleh dari Desk Pemilu Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Pemerintah Kabupatan Aceh Utara hingga Kamis (10/4/2014) sore, menempatkan Partai Aceh (PA) diposisi pertama raihan suara untuk kursi di DPRA dan DPRK. Sedangkan untuk DPR RI dikuasai Gerindra.
Rincian perolehan sementara untuk Kota Lhokseumawe, DPR RI, Gerindra memperoleh 7.028 suara atau 25 persen dari 28.092 suara yang sah. Diikuti Demokrat 3.869 atau 14 persen, PAN 3.352 atau 12 persen, Nasdem 3.387 atau 12 persen, PKS 2.683 atau 10 persen. Seterusnya PKB, Golkar, PPP, Hanura, PKPI dan PBB.
Untuk DPRA, PA meraih 13.268 atau 50 persen dari 26.701 suara sah. Diikuti Nasdem 2.714 atau 10 persen, sedangkan sisanya hanya memperoleh suara di bawah 10 persen.
Sementara untuk DPRK, PA meraih suara 8.852 suara atau 37 persen dari 24.125 suara yang sah. Sedangkan partai lain meraih suara di bawah 10 persen. Untuk DPD, unggul Fachrul Razi MIP dengan jumlah 1.551 suara atau 25 persen dari 6.286 suara yang sah, di bawahnya Sudirman 638 suara atau 10 persen. Sedangkan calon  lainnya memperoleh suara di bawah 10 persen.
Aceh Utara
Untuk DPR RI, Gerindra meraih 10.416 atau 29,17 persen dari 35.712 suara yang sah. Disusul Demokrat 4.957 atau 13,88 persen, PAN 4.579 atau 12,82 persen. Sedangkan partai lain meraih suara di bawah 10 persen.

Sementara untuk DPRA, PA meraih 23.708 atau 61,57 persen dari 38.507 suara yang sah. Sedang partai lainnya meraih suara di bawah 10 persen. di tingkat DPRK, PA meraih 42.717 atau 55,85 persen dari 76.483 suara yang sah. Sedangkan partai lain meraih suara dii bawah 10 persen.
TErakhir untuk pemilihan DPD, unggul Fachrul Razi MIP dengan 11.539 suara atau 27,41 persen dari 42.095 suara yang sah. Di bawahnya Sudirman 5.257 suara atau 12,49 persen. Sedangkan calon DPD yang lain meraih suara di bawah 10 persen.(Serambi)

Iniesta: Selamat dan Semoga Sukses, Atletico


NEWS OBSERVASI - Gelandang Barcelona, Andres Iniesta, menilai skuad Blaugrana sebetulnya berpeluang untuk menang pada leg kedua perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid, di Vicente Calderon, Rabu (9/4/2014). Meski begitu, ia mengucapkan selamat dan semoga sukses kepada Atletico atas keberhasilan masuk semifinal. 

Laga itu berakhir 1-0 untuk Atletico. Gol tuan rumah dicetak gelandang Koke pada menit kelima. Atletico pun masuk empat besar, karena pada leg pertama bermain imbang 1-1. 

Sepanjang pertandingan, menurut catatan UEFA, Atletico melepaskan sembilan tembakan akurat dari 14 usaha dengan penguasaan bola 36 persen. Adapun Barcelona melepaskan lima tembakan akurat dari sebelas percobaan.

"Kami mempunyai beberapa peluang untuk mendapatkan hasil imbang. Atletico bermain sangat baik pada 15 menit pertama. Tetapi, menurutku kami pantas meraih hasil imbang, meskipun itu membuat kami harus memainkan babak tambahan," ujar Iniesta. 

"Atletico adalah tim bagus. Aku ingin memberi mereka selamat dan berharap mereka sukses (di babak semifinal)," tutur Iniesta. (KOMPAS)

Wanita Amerika ini bisa 50 kali orgasme dalam sehari

NEWS OBSERVASI - Seorang wanita berusia 24 tahun asal Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, bisa mengalami 50 kali orgasme dalam sehari. Ini terjadi sebab dia memiliki kondisi medis langka yang membuat dia terus-menerus terangsang.
Gryce, yang menderita gangguan gairah kelamin secara terus menerus atau Persistent Genital Arousal Disorder (PGAD), mengatakan kondisi ini hampir menghancurkan hidupnya, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (9/4).
Orgasme tidak terkendali dialami dirinya ini dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari saat dia berkendara di mobil sampai ke suara bass yang keras.
"Ini dapat terjadi di mana saja dan kadang-kadang saya akan mengalami lima kali orgasme secara bergantian," ujar Gryce. "Ini bukanlah hal menyenangkan dan sudah seperti penyiksaan. Saya sudah hidup dengan hal ini sejak saya berusia enam tahun."
Selama bertahun-tahun, Gryce tidak memberitahu siapa pun mengenai kondisinya itu sebab malu mengatakan hal ini kepada teman-teman atau keluarganya.Gryce menjelaskan dirinya bisa mengalami 50 kali orgasme dalam sehari, dengan lima atau sepuluh kali periode orgasme dalam satu jam.
"Ini terjadi ketika saya bersama teman-teman atau sedang berada di depan umum dan ini sangat memalukan," kata Gryce. "Kondisi ini seperti membunuh saya dari dalam. Saya hanya harus tersenyum dan berpura-pura tidak ada yang salah dengan saya."
Setelah hampir putus asa, dia sekarang telah mengubah hidupnya setelah menemukan cinta. Dia juga sangat membutuhkan perawatan medis, setelah mendapat dokter yang tidak mengerti dengan kondisi PGAD atau bagaimana mengobatinya.
"Sejak tahun lalu, saya sudah melakukan pencarian untuk mengetahui lebih lanjut tentang kondisi ini," jelas Gryce.Tapi, setelah dia berkonsultasi dengan ahli nyeri panggul, Dr Robert Echenberg, Gryce berharap dirinya telah menemukan cara untuk mengendalikan orgasme berlebihan dialaminya itu.
"Setelah bertemu Dr Echenberg, saya menemukan hal yang dapat mengurangi intensitas orgasme saya, meskipun terkadang masih konstan," jelas dia. "Saya meminum obat untuk mematikan rasa di daerah kelamin dan melakukan latihan untuk mencoba mengalihkan pikiran saya tentang orgasme, mengambil kendali atas gangguan itu ketimbang mengendalikan saya."
Namun, di bawah perintah dokter, Gryce dan pacarnya, Stuart Triplett, 22 tahun, harus menjauhkan diri dari kontak seksual.
Pasangan ini saling bertemu tujuh bulan lalu di sebuah situs kencan. Meskipun sebelumnya mereka melakukan hubungan seksual untuk mengatasi gangguan itu ketika gejala-gejala dialami Gryce menjadi buruk, tapi sekarang dia harus tetap hidup dalam kondisi selibat.
"Ini merupakan hal sulit saat ingin menjelaskan untuk pertama kalinya mengenai gangguan itu kepada Stuart. Saya tidak yakin kapan waktu yang tepat atau bagaimana dia akan bereaksi," ucap Gryce. "Tetapi dia begitu mendukung dan benar-benar memahami saya. Dia seperti pelindung saya."
Baru-baru ini Gryce mengunjungi terapis fisik, Gina Parsonis, di Kota Clearwater, Florida, yang meneliti bagaimana tubuhnya bereaksi terhadap kondisi itu.
Gryce juga melakukan meditasi dan melakukan latihan peregangan untuk menjaga orgasmenya agar tetap terkontrol. Sekarang, Gryce dan Stuart berharap untuk melakukan ini secara bersama-sama dan merencanakan masa depan mereka. (merdeka)

Mahasiswi Lesbian di Banda Aceh Tertangkap

Banda Aceh, NEWS OBSERVASI - Sepasang mahasiswi yang diduga kuat merupakan pasangan lesbian (penyuka sesama wanita) tertangkap basah tengah berpelukan tak wajar di area kampus utama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Minggu, 6 April 2014.Peristiwa tersebut terjadi pada sore hari ketika beberapa penggiat Teater Nol akan berlatih di kampus FMIPA. Saat itu mereka mendapati sepasang mahasiswi sedang berduan dan berpelukan, akan tetapi saat keduanya akan ditanyai perihal perbuatan tidak lazim tersebut mereka  melarikan diri.
“Kami lihat mereka saling berpelukan ngak jelas gitu, pas dipanggil mereka berdua lari, terus sembunyi,” ungkap Rifial selaku saksi mata pada detak-unsyiah.com,  Senin, 7 April 2014.
“Awalnya mereka sembunyi, tapi ketika diteriaki akan dipanggilkan satpam, mereka baru mau keluar,” tutur Winda, salah seorang penggiat teater yang juga memergoki mereka.
Isu mengenai kaum lesbian yang sudah merebak di Aceh ini memang bukan berita baru. Bahkan kaum ini sudah masuk ke dunia kampus sejak tahun 90-an.
“Penyuka sesama jenis itu memang sudah ada dari dulu di Unsyiah, sejak saya kuliah,” tutur Budi, dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unsyiah di sela-sela kegiatan perkuliahan.  (Ab)

Partai Aceh unggul Untuk DPRK Aceh Utara

Aceh utara, NEWS OBSERVASI - Hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara pada Desk Pemilu Legislatif  2014 di Aceh Utara untuk DPRK, Partai Aceh (PA) unggul jauh melampaui partai politik lainnya.

 Berikut enam besar persentase perolehan suara sementara untuk DPRK Aceh Utara yang ditampilkan pada layar monitor di Ruangan Desk Pileg, Lantai 4 Kantor Bupati setempat, Kamis, 10 April 2014 pukul 13.00 WIB:  

PA              41,98 % 
PPP             21,31 % 
PKB           6,66 % 
Nasdem      5,73 %
Demokrat   5,44 %
PNA           5,22 % 

Abubakar dari tim Desk Pileg 2014 Aceh Utara mengatakan, persentase perolehan suara sementara itu merupakan data yang berhasil dihimpun dari berbagai kecamatan hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi. 

“Tim kita terus menghimpun data yang masuk dari 27 kecamatan di Aceh Utara,” ujarnya (Ap)

Sempat Tertinggal, Bayern Singkirkan MU

NEWS OBSERVASI - Bayern Muenchen melangkah ke semifinal Liga Champions seusai menaklukkan Manchester United (MU) 3-1 pada leg kedua perempat final di Stadion Allianz Arena, Rabu atau Kamis (10/4/2014) dini hari WIB. Bayern lolos berkat keunggulan agregat 4-2.

Bayern mampu mengambil alih permainan sejak menit-menit awal. Mengandalkan kecepatan kombinasi Arjen Robben dan Franck Ribery di lini tengah, Bayern beberapa kali menciptakan peluang di jantung pertahanan tim tamu. 

Pada menit keenam, misalnya, Ribery memperoleh kesempatan. Sayang, bola tendangannya seusai melewati beberapa pemain belakang MU masih melebar tipis di sisi kiri gawang Setan Merah. 

Dua menit berselang, giliran MU yang membuat ancaman. Akan tetapi, Wayne Rooney gagal memanfaatkan kesempatan itu karena bola tendangannya dari depan kotak penalti Bayern masih dapat diblok oleh Dante. 

Sepanjang babak pertama, Bayern terlihat lebih mendominasi permainan. Sementara itu, MU lebih banyak bertahan. Bahkan, skuad asuhan David Moyes itu menempatkan sekitar delapan hingga sembilan pemain di barisan pertahanan jika Bayern menguasai bola. 

Pada menit ke-43, Bayern kembali mendapatkan peluang. Namun, bola tendangan Robben masih dapat diblok oleh Phil Jones sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda. 

Selepas turun minum, Bayern masih menguasai jalannya laga. Akan tetapi, MU mampu unggul lebih dulu melalui torehan Patrice Evra pada menit ke-57. Gol tersebut diciptakannya seusai menerima umpan silang Antonio Valencia. 

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Pasalnya, hanya berselang dua menit, Bayern sukses menyamakan kedudukan setelah Mario Mandzukic mampu meneruskan bola umpan silang Ribery untuk membuat skor berubah menjadi 1-1. 

Gol itu menambah semangat para pemain Bayern. Pada menit ke-68, Thomas Mueller membuat pendukung tim tuan rumah bersorak setelah sontekannya seusai menerima umpan silang Robben sukses membalikkan keadaaan.

Meski unggul, Bayern tetap tidak menurunkan tempo permainan. Alhasil, delapan menit berselang, giliran Robben yang mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan akurat dari dalam kotak penalti. 

MU mencoba membalas hingga menit-menit akhir. Akan tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang skor 3-1 untuk Bayern tetap bertahan dan skuad Die Rotten pun memastikan langkahnya ke babak empat besar. 

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Bayern menguasai bola sebanyak 63 persen dan melepaskan 14 tembakan akurat dari 25 usaha. Adapun MU menciptakan empat peluang emas dari enam percobaan.

Susunan pemain:
Bayern: 1-Manuel Neuer, 4-Dante, 17-Jerome Boateng, 21-Philipp Lahm, 7-Franck Ribéry, 10-Arjen Robben, 19-Mario Goetze (13-Rafinha 65), 25-Thomas Mueller (14-Claudio Pizarro 84), 27-David Alaba, 39-Toni Kroos, 9-Mario Mandzukic
Pelatih: Pep Guardiola

Man United: 1-David De Gea, 3-Patrice Evra, 4-Phil Jones, 12-Chris Smalling, 15-Nemanja Vidic, 16-Michael Carrick, 24-Darren Fletcher (14-Javier Hernandez 75), 25-Antonio Valencia, 26-Shinji Kagawa, 10-Wayne Rooney, 19-Danny Welbeck (44-Adnan Januzaj 81)
Pelatih: David Moyes

Wasit: Jonas Eriksson (Swedia)
KOMPAS

Barcelona Tersungkur di Tangan Atletico


NEWS OBSERVASI - Gelandang Atletico Madrid, Koke, mencetak gol yang menentukan kemenangan timnya 1-0 atas Barcelona pada leg kedua perempat final Liga Champions di Vicente Calderon, Rabu (9/4/2014). Dengan hasil itu, Atletico masuk semifinal karena pada leg pertama bermain imbang 1-1. 

Gol Koke tercipta pada menit kelima. Dengan tendangan kaki kiri, Koke menembakkan bola kiriman Adrian dari tengah kotak penalti ke tengah gawang Jose Manuel Pinto.

Secara umum, Barcelona mendominasi pertandingan, tetapi kesulitan menembus benteng Atletico. Meski begitu, mereka mampu menciptakan sejumlah peluang yang gagal membuahkan gol akibat aksi Thibaut Courtois.

Pada menit ke-12 dan ke-27, misalnya, Cesc Fabregas dan Andres Iniesta melepaskan tembakan akurat dari luar kotak penalti. Namun, Courtois mampu mengantisipasinya.

Lionel Messi juga dua kali melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti. Namun, semuanya membuahkan tendangan gawang.

Di sisi lain, Atletico selalu berusaha mengalirkan serangan setiap berhasil merebut bola. Namun, usaha mereka sering "digagalkan" mistar gawang. Sebelum gol Koke, misalnya, Atletico mendapatkan peluang dari Adrian. Adrian melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti yang membentur tiang kiri gawang Barcelona.

David Villa juga melihat usahanya pada menit ke-11 dan ke-19 membentur tiang kanan dan  mistar gawang tim tamu. 

Pada babak kedua, Barcelona menguasai bola, tetapi kesulitan mengalirkan serangan karena Atletico melakukan pressing dan tetap punya visi menyerang dengan agresif. 

Kedua kubu pun beberapa kali bertukar ancaman. Namun, usaha kedua kubu gagal membuahkan gol. Pada menit ke-49 dan ke-78, misalnya, Xavi dan Neymar melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti. Tembakan Xavi diantisipasi Courtois, sedangkan tembakan Neymar meleset. 

Di sisi lain, Atletico menciptakan peluang melalui Diego Godin dan Raul Garcia pada menit ke-72. Namun, tembakan Godin diantisipasi Pinto dan tembakan Garcia terblok.

Sepanjang pertandingan, menurut catatan UEFA, Atletico melepaskan sembilan tembakan akurat dari 14 usaha dengan penguasaan bola 36 persen. Adapun Barcelona melepaskan lima tembakan akurat dari sebelas percobaan.

Atletico Madrid: 13-Thibaut Courtois; 2-Diego Godín, 3-Filipe Luis, 20-Francisco Juanfran, 23-Miranda; 5-Tiago, 6-Koke, 8-Raúl García, 14-Gabi; 7-Adrián (26-Diego 62), 9-David Villa (11-Cristian Rodriguez 79)

Pelatih: Diego Simeone

Barcelona: 13-José Manuel Pinto; 14-Javier Mascherano, 15-Marc Bartra, 18-Jordi Alba, 22-Dani Alves; 4-Cesc Fábregas (9-Alexis Sánchez 61), 6-Xavi, 16-Sergio Busquets; 8-Andrés Iniesta (7-Pedro 72), 10-Lionel Messi, 11-Neymar

Pelatih: Gerardo "Tata" Martino. (Kompas)

Wasit: Howard Webb (Inggris)
 
berita unik