Select Menu

DAERAH

NUSANTARA

DUNIA

BOLA

POLITIK

Suku

Soal Bendera Aceh, Tgk Muharuddin: Tetap Bintang Buleun


Aceh Utara,NEWSOBSERVASI: Pemerintah pusat masih menolak bendera bulan bintang sebagai bendera Aceh, Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Aceh, Tgk Muharuddin, menegaskan pihaknya tidak akan merubah sedikitpun bendera yang menjadi kebanggaan rakyat Aceh.

"Tetap bendera bintang bulan. Sebab, lahirnya bendera bintang bulan itu diperoleh dari hasil perjuangan," demikian ditegaskan Tgk Muharuddin, kepada wartawan seusai menghadiri peusijuek anggota DPRA/DPRK Aceh Utara-Lhokseumawe, di Komplek Makam Malikussaleh, Samudera, Aceh Utara, Senin (24/11).

Pun begitu, pihaknya di Parlemen akan duduk kembali dengan melibatkan para Steakholder yang ada di Aceh dan teman-teman di Komite Peralihan Aceh (KPA), untuk membahas bendera itu. 

"Kita harus berhati-hati, apakah nantinya boleh dirubah atau tidak, disitu kita akan menemukan jawabannya," ucap Tgk Muhar.

Tgk Muhar berharap kepada Pemerintah pusat untuk memberi ruang kepada masyarakat Aceh, terkait penggunaan bendera yang berlambang bintang bulan itu. "Pemerintah jangan melihat ke belakang, sebab 30 tahun kita berjuang hanya mengharapkan kedamaian, keadilan dan kesejahteraan," pungkasnya. (bh)

Gempa 5,2 SR Guncang Banda Aceh


Banda Aceh,NEWSOBSERVASI: Gempa bumi 5,2 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Simeulue, Banda Aceh. Guncangan gempa terjadi pada pukul 22.30 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya, Bmkg.go.id melaporkan, Senin (24/11/2014), pusat gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer.

Lokasi gempa berada di 19 kilometer Barat laut Kabupaten Simeulue atau 2.74 Lintang Utara-95.98 Bujur Timur. "Tidak berpotensi tsunami," demikian tulis BMKG.

Hingga pukul 23.07 WIB, belum ada informasi terkait ada atau tidaknya jumlah korban jiwa. 

Polres Lhokseumawe Berhasil Bekuk Komplotan Sindikat Curanmor

Lhokseumawe,NEWSOBSERVASI: Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lhokseumawe behasil membekuk 8 orang komplotan sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) dalam waktu terpisah di berbagai tempat. Satu orang diantaranya S Binti RM (28) Ibu Rumah Tangga asal desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.
Dalam gelar perkara yang berlangsung di Halaman Mapolres setempat, Senin (24/11/2014), Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo melalui Kabag Ops Kompol Isharyadi, mengatakan, pihaknya telah berhasil menangkap 8 orang tersangka sindikat curanmor di wilayah hukum Polres Lhokseumawe secara terpisah dan berhasil mengamankan barang bukti 8 unit sepeda motor berbagai merek dari tangan para tersangka di tempat yang berbeda, sebutnya.
“Kedelapan tersangka saat ini telah kita amankan di Mapolres dan sedang dalam proses pemeriksaan dan pengembangan kasus.”
Isharyadi menghimbau agar masyarakat pemilik sepeda motor untuk lebih berhati-hati memarkirkan sepeda motornya. Bila perlu gunakan kunci pengaman ganda. Karena angka kasus curanmor di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan, tambahnya.
Berikut nama-nama para tersangka komplotan sindikat curanmor yang berhasil dibekuk:
  1. DI (18), Pelajar asal Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. (Dia mengaku telah mencuri 12 unit di Lhokseumawe, Aceh Utara dan Bireuen. Saat ditangkap ditemukan satu unit motor merk Honda Kharisma).
  2. AS (29), warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. (Dia mengaku telah melakukan curanmor sebanyak 16 unit di Lhokseumawe dan Aceh Utara).
  3. NS (22) dan S (28), asal Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. (Dari mereka dua disita barang bukti, yaitu Honda Beat dan Yamaha Vixion yang dilakukan pada 5 dan 8 November 2014).
  4. DA (46), asal Kecamatan Banda Sakti dan SH (32), asal Kec. Medan Amplas, Kota Medan. (Dari tangan mereka berdua disita satu unit Honda Supra X 125).
  5. MF (30), asal Kec. Gandapura, Bireuen dan JL (30), asal Kec. Dewantara. (Dari mereka diamankan satu unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter MX). 

(jurnalatjeh)

Ini Isi Surat Edaran Seskab yang Larang Menteri ke DPR untuk Sementara


Jakarta - Menteri Kabinet Kerja dan pejabat setingkatnya dilarang ke DPR untuk sementara waktu. Larangan ini dituangkan dalam Surat Edaran Seskab.

Surat Edaran itu bernomor SE-12/Seskab/XI/2014 dan bertanggal 4 November 2014. Surat itu ditandatangani oleh Seskab Andi Widjajanto dan ditujukan ke Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Staf Angkatan, Kepala BIN, dan Plt Jaksa Agung. Surat Edaran ini beredar di kalangan jurnalis.

Dalam surat itu, Presiden Jokowi meminta agar para menteri dan pejabat setingkatnya menunda pertemuan dengan DPR hingga lembaga wakil rakyat itu telah benar-benar solid. DPR memang telah sepakat islah, namun belum menjalankan poin-poin kesepakatan islah.

Berikut bunyi Surat Edaran Seskab yang diterima detikcom, Senin (24/11/2014):

Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna tanggal 3 November 2014, bersama ini dengan hormat kami mohon kepada para Menteri, Panglima TNI, Kepala Kepolisian Negara RI, Para Kepala Staf Angkatan, Kepala Badan Intelijen Negara, dan Plt Jaksa Agung untuk menunda pertemuan dengan DPR, baik dengan Pimpinan maupun Alat Kelengkapan DPR guna memberikan kesempatan kepada DPR melakukan konsolidasi kelembagaan secara internal.

Surat Edaran ini agar segera dilaksanakan sampai ada arahan baru dari Bapak Presiden. Surat Edaran ini bersifat rahasia untuk kalangan terbatas tidak untuk disebarluaskan. 

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Sekretariat Kabinet, 

(ditandatangani)

Andi Widjajanto

(detik)

Jokowi Larang Semua Menteri Hadiri Panggilan DPR

"Baru sebulan kerja dipanggil-panggil. Apa sih?"

NEWSOBSERVASI:  Presiden Joko Widodo melarang semua menterinya rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Alasannya, saat ini lembaga legislatif itu masih terbelah dua antara kubu Koalisi Merah Putih dengan Koalisi Indonesia Hebat.


"Iya dong (dilarang rapat), kalau nanti kita datang ke sini keliru, datang ke sana keliru. Biar di sana sudah rampung, sudah selesai," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin 24 November 2014.



Apalagi, kata Jokowi, pemerintahannya baru bekerja selama satu bulan. "Baru sebulan kerja dipanggil-panggil. Apa sih?," ucap Jokowi. 



Jokowi baru memperbolehkan menterinya datang jika konflik di internal DPR sudah selesai. Tidak lagi ada konflik antar kubu di lembaga perwakilan rakyat itu. 



"Kan juga baru kerja sebulan, dipanggil-panggil apanya? (yang mau ditanya)," ujar Jokowi.



Sebelumnya, beredar surat dari Sekretariat Kabinet bahwa Presiden Jokowi meminta para menteri dan pejabat setingkatnya tidak hadir dalam pertemuan dengan DPR sampai masalah di internal DPR selesai.(viva)

Tgk Muhar Surati Ketua DPR RI Tolak Kenaikan BBM

Banda Aceh, News Observasi: Ketua sementara DPR Aceh, Teungku H. Muharuddin, menyurati secara resmi Ketua DPR RI terkait penolakan kenaikan BBM. Penolakan ini merupakan aspirasi dari masyarakat Aceh yang disampaikan melalui demo mahasiswa di Aceh.

Dalam surat bernomor 160/2733, Teungku Muharuddin mengungkapkan dua hal.

"Kami sampaikan bahwa kami telah menerima pernyataan sikap dari para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa se-Universitas Syiah Kuala (Forum BEM se-Unsyiah) yang pada intinya meminta agar pemerintah meninjau kembali kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)."

"Untuk maksud tersebut, pimpinan sementara dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh melalui saudara meminta supaya pemerintah mengkaji kembali kebijakan dimaksud yang pada akhirnya dapat memenuhi harapan rakyat."

Teungku Muharuddin dalam surat tertanggal 20 November 2014 ini berharap rekomendasi ini dapat menjadi pertimbangan anggota DPR RI. Surat penolakan kenaikan BBM ini juga diteruskan kepada anggota DPD dan DPR RI asal Aceh di Jakarta. (Atjehpost.co)

Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Lhokseumawe


Aceh Utara,NEWSOBSERVASI: Sejumlah nelayan menemukan sesosok mayat mengapung di laut wilayah perairan Lhokseumawe, Aceh, sekitar 15 mil dari bibir pantai. Mayat itu ditemukan dalam kondisi tanpa kepala.

Nelayan menemukan mayat tersebut sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu, 23 November 2014. Mereka kemudian memberitahukan temuan itu kepada Satuan Pollisi Air Lhokseumawe. Sekitar pukul 05.30 WIB, sejumlah pesawat tim SAR mengevakuasi mayat tersebut ke darat.

Kepala Kepolisian Sektor Banda Sakti, Lhokseumawe, AKP Ichsan, mengatakan, dari ciri-ciri fisik, mayat tanpa kepala tersebut berjenis kelamin perempuan. “Jari-jari kedua tangannya tidak ada lagi, selain itu kaki kirinya juga terputus,” katanya.

Saat dievakuasi dari laut, dia menambahkan, mayat tanpa identitas tersebut menggunakan baju berwarna merah jambu, mengenakan celana pendek warna biru. “Kalau kulitnya putih, diperkirakan wanita paruh baya,” kata dia.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengevakuasi korban ke kamar mayat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk datang melihat ciri-ciri mayat di rumah sakit itu.

OPINI