Advertistment

 


NEWSOBSERVASI: Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PB PDBI)
Pusat, berjanji untuk memperhatikan olaharaga jenis Drum Bund di Aceh.
Termasuk pelatihan pelatih dan juri dari Aceh masih sangat minim.

"Pelatih dan juri masih sangat tergolong minim. Semoga kedepan terus
kita berdayakan, supaya Provinsi Aceh semakin muncul bibit yang
andal," ujar Wakil Ketua Umum PB PDBI Pusat Bidang Umum, Gatot
Susanta, Ir. MM, saat membuka Musprov PDBI Aceh, di Banda Aceh, Sabtu
(18/4).

Ia mengatakan, jika pelatih PDBI Aceh kurang, pusat siap membantu demi
memajukan olahraga Drum Band di Aceh.

"Kita siap kirim pelatih, bukan dari Aceh ke papua saja kita juga
kirim pelatih," ungkapnya.

Selain itu, ia berharap, kehadiran PDBI Aceh dapat melakukan
koordinasi dengan KONI Aceh, sebab, bagaimanapun ini merupakan cabang
olaharaga yang berada dibawah KONI.

"Kita ingin dana bisa dibantu di KONI, sedangkan pelatih ada di PB
PDBI pusat," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Komite Olaharaga
Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Ir. Musa bintang mengatakan, semua
cabang olahraga sama dimata KONI Aceh. Sehingga, tidak terjadinya
kecemburuan sesama lembaga olahraga.

"Insya Allah di KONI Aceh siap membantu PDBI Aceh. kita ingin semua
cabang olaharaga berjalan di Aceh," ungkapnya.

Persatuan Drum Band Indoenesia Aceh, saat ini sudah mendapatkan hadiah
sebanyak 10 medali yang diraih dari 26 orang peserta.

Ia berharap, PDBI Aceh dengan penampilan harus necis, dan juga
alat-alat peraga yang mahal. Dulu, kata dia, Drum band dikenal hanya
didengar pada tanggal 17 Agustus. Namun, sekarang, sudah menjadi
budaya Islami yang dikembangkan.

Pada kesempatan itu, Musa Bintang , mengajak anak sebagai peserta Drum
Band, ikut berpakain Islam, sesuai dengan Aceh yang menerapkan syariat
Islam.

Ketua PDBI Aceh, Ramli Rasyid, M. Pd mengatakan, sebagai cabang
olahraga dapat diperhatikan dan tidak melihat sebelah mata. Sebab,
keberadaan untuk mengembangkan olahraga di bidang seni Drum Band.

Saat ini, PDBI Aceh sudah terdiri dari 20 cabang. Sehingga, tidak ada
alasan, bisa bergabung ke organisasi KONI Aceh. (Darwin)
 
Top