Advertistment

 


NEWS OBSERVASI - Perhitungan Suara di dua daerah pemilihan di Aceh untuk
DPR RI sudah final, data yang dihimpun pemerintah kabupaten/kota  yang
berasal dari kantor Kecamatan dan Pemerintah Desa menempatkan Partai
Demokrat meraih dukungan paling tinggi yakni 303.565 suara dari
2.069.656 pemilih

Suara dukungan untuk partai besutan SBY itu meraih dukungan 185.071 di
dapil I dan 118.494 di dapil II Disusul Partai Gerinda sebanyak
290.400 (DP1 157.489. DPII 132.911) suara, berikutnya partai  Nasdem
yang meraih 251.024 (DPI 135.978 dan DPII 115.046) suara .

Berikutnya Di susul Golkar 214.761 (DPI 132.767 dan DPII 81.994)
suara, PAN 225.927 (DP I 144.229 –DP II 81.698) suara, PPP meraih
169.100 (DP I 69.231 – DP II 99.869) suara, PKS 161.183 (DP I 94.427 –
DP II 66.756) suara.

Selanjutnya suara dukungan untuk PDI-P 141.203 (DP I 34.762- DP II
106.441) suara, PKB 126.504 (DP I 87.530 – DP II 38.974) suara, Hanura
78.409 (DP I 39.743 – DP II 38.666) suara, PBB 64.558 (DP I 35.168 –
DP II 29.390) suara dan PKPI 43.022 (DP I 29.679 – DP II 13.343)
suara.

Jumlah Daftar Pemilih Tetap Aceh 3.327.103 yang tidak mengunakan hak
pilihnya sebanyak 1.259.447 orang, jumlah ini diyakini Aryos Nivada,
MA lebih kecil dibandingkan Pileg 2009 silam.

Peningkatan jumlah orang aceh yang memilih pada 9 April 2014 lalu
dikarena penyelenggara pileg yakni KIP Aceh mengelar kegiatan seperti
KIP masuk Kampus, dan melibatkan relawan pemilu serta gencarnya
program sosialisasi.

Aryos meyakini peningkatan jumlah orang memilih juga dikarenakan
adanya intimidasi dari dari kelompok tertentu, “sehingga masyarakat di
hadirkan untuk memilih selain itu ada juga karena polik uang,” ungkap
Aryos.

Pileg kali ini menurut Aryos secara kualitas belum terlalu baik, di
masa mendatang, pengamat politik dan keamanan di Aceh ini mengharapkan
adanya proses pelaksaan yang lebih memudahkan masyarakat dalam memilih
serta lebih nyaman tanpa intimidasi dan adanya terror dan kekerasan. (darwin)
 
Top