Advertistment

 


NEWS OBSERVASI : Nenek Maryam, wanita tua yang selama ini mengasuh Wenni (14), bocah korban tsunami Aceh yang kini kembali dipertemukan dengan orangtua kandungnya, ternyata seorang janda yang hidup dengan segala keterbatasan.

Namun, di tengah keterbatasannya itu, Maryam mampu merawat Wenni dengan baik sejak dia kecil. "Saya kurang mampu Nak. Untuk kebutuhan sehari-hari, saya mencari tiram, nyuci pakaian orang, apa sajalah yang penting penghasilan yang halal saya berikan kepada Wenni selama ini," kata Maryam yang ditemui pada Kamis (7/8/2014) di Meulaboh, Aceh Barat.

Menurut Maryam, Wenni selama empat tahun awalnya tinggal bersama anaknya, Bustamil, yang menyelamatkan bocah itu di laut. Namun, saat Bustamil pindah kerja ke Batam, Wenni kemudian dititip kepadanya untuk diasuh dan tinggal bersamanya.

"Saat tinggal dengan saya, dia baru saya antar ke sekolah dan mengaji. Sekarang dia sudah kelas 4 SD, sudah telat saya kasih sekolah karena kami tidak mampu," kata dia. Wenni yang kini sudah berusia 14 tahun semestinya sudah duduk di kelas 2 SMP.

Meski berat karena Wenni sudah dipertemukan kembali dengan kedua orangtuanya, nenek ini mengaku ikhlas bocah asuhnya itu kembali tinggal bersama orangtuanya. "Saya sedih karena Wenni sudah diambil dan tinggal bersama orangtua kandungnya karena selama ini Wenni sudah saya anggap sebagai cucu saya sendiri," ujar Maryam sambil mengusap air matanya.

Di mata Maryam, Wenni adalah gadis kecil yang rajin dan penurut. Sehari-hari, dia sering membantunya. "Selama dia tinggal dengan saya, saya meresa mudah mendapatkan rezeki dan mampu untuk membiayai dia sekolah, ngaji, dan makan," kata Maryam lagi.
 
Top