Advertistment

 

Keterangan Photo: Ratusan rumah di Kompleks Villa Buana, Gampong Lampasie Engking dan Desa Garot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, dikepung banjir setinggi 40 sampai 80 centimeter Selasa( 7/10/2014).(Photo /Darwin)
Aceh Besar, NEWS OBSERVASI: Badan SAR Nasional (Basarnas) Aceh mulai mengevakuasi ratusan warga yang terjebak banjir akibat meluapnya sungai di Desa Garot, Kabupaten Aceh Besar.

Anggota tim Basarnas Aceh Supriadi mengatakan kepada NEWS OBSERVASI  Selasa (7/10/2014), menjelaskan, banjir hujan deras dan meluapnya sungai di kawasan Keutapang, Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar itu mengakibatkan ratusan warga dievakuasi karena rumah mereka terendam.

Luapan sungai itu mulai terjadi sejak pukul 16.00 WIB, dan evakuasi dilakukan dengan menggunakan mobil double cabin. Ketinggian air di permukiman penduduk kawasan Keutapang itu berkisar antara 50 dan 100 sentimeter.

Masyarakat sepanjang sungai itu, kata dia, harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena ketinggian air mulai mengkhawatirkan setelah guyuran hujan sejak Minggu (5/10/2014) melanda Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Warga korban banjir mengungsi sementara ke rumah-rumah saudara mereka masing-masing. Kecamatan Darul Imarah merupakan kawasan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Banda Aceh.

Sementara itu, informasi lain menyebutkan banjir akibat hujan deras melanda sejumlah desa lain di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Namun, tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut.

"Ketinggian air berkisar antara 50 dan 70 centimeter, dan air mulai masuk ke rumah warga, terutama mereka yang rumahnya cukup rendah," kata Sulaiman, tokoh masyarakat Desa Garot Kecamatan Darul Imarah.

Di Desa Gue Gajah, banjir sejak tadi siang melanda Dusun Cot Rangkang, Panti Asuhan Anak Nanggroe, Dusun Gusrik. Kemudian, Garot yakni Panti Asuhan Bumi Moro, Desa Pasi. Beutong, Permata Punie, Desa Leu Ue, Desa Geudring, dan kompleks I O M Desa Ule Tuy dan Kompleks Villa Buana Desa Lampasie Engking Darul Imarah Aceh Besar.(Win)
 
Top