Advertistment

 

Banda Aceh,NEWS OBSERVASI: Kalangan Mahasiswa di Aceh kembali menggelar aksi unjuk rasa, menuntut realisasi janji-janji yang pernah disampaikan oleh pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, semasa kampanye maupun saat menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Pada, Kamis (19/3), aksi menuntut janji Jokowi-JK ini dilakukan oleh 20-an mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh, di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh.

Amatan Serambi, massa KAMMI tersebut berkumpul di Simpang Lima sekira pukul 14.00 WIB. Peserta aksi yang didominasi perempuan langsung memadati bundaran Simpang Lima dengan memegang poster dan spanduk yang bertuliskan peringatan kepada Presiden Indonesia Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla.

Koordinator Aksi, Tuanku Muhammad dalam orasinya menyebutkan, Presiden Jokowi yang telah dipilih oleh rakyat kini telah melupakan semua janji politiknya kepada rakyat.

Menurutnya, banyak hal yang belum dipenuhi oleh pemerintahan Jokowi-JK hingga saat ini, ditambah lagi dengan beberapa kasus yang melibatkan instansi, serta keadaan ekonomi negara yang kian bobrok. “Selama ini belum ada perubahan, apa cukup dengan blusukan ke sana sini saja? Ekonomi Indonesia semakin melemah. kita mau Jokowi mewujudkan janji-janji poltiknya, jangan cuma bicara saja,” ujar Muhammad.

Sementara itu, Ketua KAMMI Aceh, Darlis Azis mengklaim, belum sampai setahun Jokowi-JK menjabat sebagai pimpinan tertinggi di Indonesia, berbagai masalah bertambah, dan menjadi turbulensi (tidak stabil) serta merusak tatanan berbagai sistem sosial, politk, dan hukum di dalam negeri.

“Kasus Bali Nine dan konflik antara KPK dan Polri ini salah satu bukti Jokowi tidak tegas dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara. Kami juga menilai Jokowi telah gagal menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika saat ini, menurut kami ini rapor merah Jokowi-JK,” tuturnya. (atn)
 
Top