Advertistment

 

NEWSOBSERVASI: Harga daging di Provinsi Aceh hari ini meroket tajam hingga Rp170 ribu per kilogram. Kenaikan akibat tingginya permintaan menyusul tradisi meugang yang diperingati masyarakat di Aceh tiap menjelang Bulan Suci Ramadan.
Di Kabupaten Aceh Barat Daya, daging kerbau pagi tadi buka dengan harga Rp150 ribu per kg. Namun, menjelang siang harganya melambung menjadi Rp170 ribu, seiring dengan banyaknya pembeli. Hal ini setidaknya terlihat di Kecamatan Manggeng dan Blangpidie.
"Tadi pagi harganya masih lumayan Rp150 ribu sekilo, tapi sekarang sudah tembus Rp170 ribu. Tadi pasar agak sepi, karena ada hujan sedikit. Sekarang tambah ramai. Sekarang ada pedagang yang memotong lagi kerbau karena untuk mencukupi permintaan. Ini harganya bisa saja naik lagi," kata Rahmat, tokoh muda Aceh Barat Daya saat dihubungi. Okezobe, Selasa (16/6/2015).
Penjualan daging meugang di Manggeng hari ini dipusatkan di Lapangan Bola setempat, sementara di Blangpidie pedangan membuka lapak di sepang jalan. Lapak-lapak itu diserbu pembeli sejak pagi tadi. "Antusiasme masyarakat beli daging sangat tinggi, kalau hari meugang biasa begini," ujarnya.
Menurutnya saat meugang masyarakat Aceh Barat Daya juga memiliki tradisi makan-makan bersama di pantai. "Jadi daging yang dibeli hari ini akan dimasak, besok dibawa ke pantai untuk makan-makan bersama keluarga," tutur Rahmat.
Selain di Aceh Barat Daya, kenaikan harga daging juga terjadi di kabupaten lain. Di Pidie misalnya, daging sapi dijual Rp150 ribu per kg. Sementara di Kota Banda Aceh harganya lebih sedikit lebih murah yakni Rp130 ribu per kg. Padahal hari biasa harga daging sapi di sana hanya berkisar Rp100 ribu hingga 120 ribu per kg.
Menurut Jamaluddin (55) pedagang daging di Pasar Beurawe, Banda Aceh, kenaikan harga daging menjelang puasa lumrah terjadi, karena adanya tradisi meugang yang mengharuskan masyarakat membeli daging. "Meugang membuat permintaan daging naik berkali-kali lipat," sebutnya.
Dia mengatakan kenaikan harga daging ini juga dipicu oleh melambungnya harga ternak lokal di Aceh setiap menjelang Ramadan. Rata-rata daging yang dijual pada hari meugang berasal dari ternak lokal. "Kali ini ada kenaikan harga ternak sekitar 15 persen," sebutnya.
Meski harga daging naik warga Aceh tetap antusias membeli daging untuk tradisi meugang yang diperingati turun temurun tiap dua atau sehari jelang Ramadan, dengan cara membeli, memasak dan memakan daging bersama. Harga daging diperkirakan normal kembali pada hari pertama Ramadan. (OKZ)
 
Top