Advertistment

 

Aceh Utara,NEWSOBSERVASI: Gampong cempeudak Kecamatan Kutamakmur kabupaten Aceh utara Lagi – lagi dilanda Banjir, Sabtu malam (15/8) sekira pukul 19.05 Wib. 

Di perkirakan, Banjir kali ini terjadi akibat hujan di daerah daerah penggunungan dan meluapnya Sungai Cempeudak.

Amatan wartawan di Lokasi, banjir setinggi lutut orang dewasa tersebut terjadi tiba – tiba yang membuat warga panik. Akibatnya, tak sedikit warga yang tidak sempat memindahkan barang ke tempat yang tinggi.

Menurut penuturan salah seorang warga, banjir terjadi karena hujan lebat yang terjadi sepanjang hari di dareah penggunungan yang membuat  sungai yang berada di belakang rumah warga tidak bisa menampung air. Di tambah lagi dengan penebangan liar dan penggalian batu – batuan di penggunungan secara ilegal.

“Hutan berfungsi untuk menyerap air, jadi kalau hutannya sudah gundul maka disaat curah hujan tinggi air akan mengalir tak terkendali karena tidak ada akar pohon yang menahan debit air," ujar salah seorang warga yang enggan disebut identitasnya.

Warga juga meminta polisi kehutanan dan aparat penegak hukum dapat bekerja maksimal dalam memberantas penebanganliar di kabupaten Aceh utara. " Jika hutan tidak terjaga, maka bencana demi bencana akan terus menghantui warga. Ini membutuhkan kerja keras dan niat baik pihak aparat penegak hukum dalam memberantas pembalakan liar," tegas warga,

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir juga sempat merendam halaman meunasah gampong cempeudak. (Ody)
 
Top